Infus adalah cara pemberian obat atau cairan yang dimasukkan melalui pembuluh darah. Manfaat infus dapat membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang dengan cepat serta menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Kapan seseorang butuh di infus?
Daftar Isi
Tutup
Tutup
Amankah infus cairan saat hamil?
Dok, apakah boleh di infus saat hamil muda? Karena tensi darah 90, turun dari batas normal.
Sebelumnya perlu diketahui dulu, berapa tekanan darah rata-rata setiap harinya? Lalu, keluhan apa yang dirasakan ibu selama kehamilan saat ini. Penggunaan infus sebaiknya hanya saat diperlukan atas sesuai indikasi saja.
Bila tekanan darah turun, hal itu bisa disebabkan kondisi tertentu, misalnya:
- Kehilangan banyak cairan, seperti muntah, diare, dehidrasi
- Kehilangan darah akibat perdarahan
- Penyakit lain
Maka, pemberian infus cairan dapat membantu mengembalikan tekanan darah. Akan tetapi, bila tekanan darah ibu biasanya sekitar 90, maka pemberian infus tidak diperlukan.
Dijawab oleh dr. Vivi Kadarusman Tom
Terapi obat apa yang tepat untuk typhoid biar cepat sembuh?
Apa obat typhoid yang digunakan secara cepat untuk penyembuhan? Selain harus infus dan dirawat di rumah sakit?
Terapi antibiotik adalah cara efektif dalam menangani tifoid dan perlu diberikan sedini mungkin. Beberapa obat antibiotik yang digunakan untuk mengobati tifus adalah azithromycin, ciprofloxacin, atau ceftriaxone.
Umumnya, orang yang didiagnosis tifus pada stadium awal membutuhkan pengobatan selama 1-2 minggu dengan tablet antibiotik. Beberapa tahun terakhir, bakteri ini juga menjadi kebal terhadap antibiotik, seperti chloramphenicol, ampicillin, dan trimethoprim-sulfamethoxazole.
Meski tubuh mulai membaik setelah 2-3 hari mengonsumsi antibiotik, sebaiknya jangan dihentikan sebelum antibiotik habis. Hal ini berguna untuk memastikan agar bakteri Salmonella typhii benar-benar lenyap di dalam tubuh.
Jika kondisi makin memburuk saat menjalani perawatan tifus di rumah, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Untuk infus akan diberikan jika penderita tifus mengalami gejala muntah terus-menerus dan diare parah,
Saran:
- Istirahat yang cukup
- Makan teratur dalam porsi sedikit, tapi cukup sering
- Perbanyak minum air putih
- Rajin mencuci tangan dengan sabun
Dijawab oleh dr. Ferdy
Terapinya adalah antibiotik dan antipiretik/obat demam. Salah satu pilihan antibiotiknya memang Cefixime, tetapi sebaiknya dikonsumsi hanya atas anjuran dokter karena penggunaan dosis dan lama pemakaian yang tidak tepat justru dapat memperlambat proses penyembuhan.
Selain itu, kamu juga dapat mengonsumsi obat antipiretik seperti paracetamol saat demam. Saya sarankan untuk periksa ke dokter, melakukan istirahat total, dan hanya mengonsumsi makanan lunak agar memudahkan proses kerja saluran pencernaan.
Penanganan penyakit akan disesuaikan dengan tingkat keparahannya. Jika terdeteksi lebih awal dan hanya menimbulkan gejala ringan biasanya pasien bisa melakukan perawatan mandiri di rumah tanpa perlu rawat inap.
Dijawab oleh dr. Felicia Ivanty
Apakah pertolongan yang harus segera dilakukan dalam luka lecet?
Siang dok, saya ingin tanya. Kalau misalnya kecelakaan tapi cuma lecet-lecet dan shock, apakah kira-kira perlu dikasih infus?
Terapi infus umumnya diberikan pada pasien yang mengalami kekurangan cairan tubuh dan elektrolit (dehidrasi), di mana pasien tidak bisa makan dan minum, atau asupan dari makanan dan minumannya tidak mencukupi.
Selain itu, terapi infus juga digunakan untuk mempermudah pemberian obat-obatan suntik yang perlu dimasukkan melalui pembuluh darah. Untuk kondisi kecelakaan sendiri apabila terjadi kehilangan kesadaran atau perdarahan hebat, maka dapat dipasang infus.
Cairan infus (NaCL) atau saline juga bisa digunakan untuk membersihkan luka. Namun, cairan NaCL yang digunakan hanya boleh memiliki kandungan 0,9% sebagai pilihan cairan pembersih yang aman untuk beragam jenis luka.
Berikut ini beberapa kondisi yang memerlukan terapi infus:
- Gangguan pencernaan, seperti diare berat, tukak lambung, dan perdarahan saluran cerna
- Dehidrasi atau malnutrisi berat
- Serangan jantung
- Stroke
- Keracunan
- Syok
- Gangguan fungsi organ, seperti gagal ginjal atau gagal hati
- Kanker
- Infeksi parah atau sepsis
- Penurunan kesadaran atau koma
Dijawab oleh dr. Ferdy
Kenapa orang harus di infus? Apa manfaat infus bagi tubuh?
Kalau demam dan flu bisa mendapatkan infus, apakah orang yang tiap harinya kurang minum juga bisa? Sebenarnya, manfaat gunanya infus itu apa saja ya?
Infus memiliki berbagai macam kandungan, di antaranya juga mengandung zat nutrisi yang dapat digunakan oleh tubuh. Secara umum, cairan infus memiliki kandungan elektrolit dan gula yang digunakan untuk membantu tubuh meregulasikan cairannya dan memberikan gizi ke sel-sel tubuh.
Infus banyak digunakan untuk menangani kondisi pasien yang memiliki gangguan keseimbangan cairan atau elektrolit di dalam tubuhnya, seperti pada pasien yang mengalami perdarahan ringan hingga sedang.
Cairan infus dapat membantu meregulasikan darah dalam menyuplai gizi untuk sel tubuh. Pada pasien yang mengalami gangguan elektrolit atau dehidrasi juga dapat membantu tubuh mengembalikan ke kondisi semula.
Pemasangan infus tentunya memiliki indikasi tersendiri dan dipasang pada orang yang membutuhkan perbaikan kadar cairan tersebut. Kelebihan dari cairan infus juga dapat mengganggu sistem keseimbangan cairan dan dapat mengakibatkan kondisi yang lebih serius.
Risiko terjadinya infeksi serta rasa tidak nyaman dan nyeri pada pemasangan infus juga bisa terjadi. Maka, penting untuk mempertimbangkan apabila kelebihan manfaat infus yang didapat melebihi kekurangan atau bahaya yang kemungkinan terjadi.
Apabila pasien masih dapat minum sendiri, tidak membutuhkan pertolongan cairan segera, dan tidak dalam kondisi yang benar-benar membutuhkan cairan tambahan tersebut, sebaiknya pemasangan infus dihindari.
Dijawab oleh Tim Medis HDmall
Artikel terkait
- Tekanan Darah Normal atau Tidak, Bagaimana Cara Mengukurnya?
- Tahapan dalam Proses Penyembuhan Luka yang Perlu Diketahui
- Infus Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh dan Atasi Badan Lemas
- Sudahkah Kamu Medical Check Up Rutin? Ini, Lho, Manfaatnya!
Pertanyaan lain yang sering diajukan