Jenis penyakit kulit bisa bermacam-macam, seperti panu ataupun kurap. Begitupun penyebab infeksi pada kulit yang bisa disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, parasit, atau jamur. Apa saja penyebab penyakit kulit? Bagaimana cara mengatasinya agar cepat sembuh?
Daftar Isi
Tutup
Tutup
Apa penyebab kulit panuan? Pakai apa supaya panu hilang?
Saya punya penyakit kulit panu. Cara mengobati penyakit kulit panu pakai apa ya dok?
Panu merupakan infeksi pada kulit yang disebabkan oleh jamur. Keluhan akibat panu dapat berupa bercak yang berwarna lebih terang dari kulit sekitar, tersa gatal hingga bersisik. Umumnya, panu terletak pada area yang lembab.
Cara mengobati penyakit kulit akibat infeksi jamur adalah dengan diberikan obat anti jamur dan pentingnya menjaga kebersihan tubuh agar tidak gampang muncul panu di kulit.
Dijawab oleh dr. Vivi Kadarusman Tom
Panu merupakan infeksi pada kulit yang disebabkan oleh jamur. Kulit berwarna lebih keputihan dengan bagian pinggir agak kemerahan menjadi gejala panu yang umum terjadi apabila mengalami infeksi ini.
Pengobatan panu dapat dilakukan dengan mengoleskan salep atau bisa juga ditambahkan dengan obat minum apabila lokasi panu sangat banyak dan tersebar di berbagai area tubuh. Bila keluhan akibat panu masih berlanjut, kamu dapat memeriksakan diri ke dokter kulit terdekat.
Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala panu, antara lain:
- Mandi teratur 2 kali sehari. Segera ganti baju atau kaos apabila sudah berkeringat
- Bila gatal, jangan terlalu sering digaruk. Hal itu dapat menyebabkan infeksi di kulit
- Minum obat gatal yang dijual di apotek, seperti cetrizine untuk mengurangi gatal
- Memakai pakaian dan celana dalam berbahan katun agar keringat mudah terserap
Dijawab oleh dr. Yogi Fitriadi
Perlu diketahui bahwa tidak semua bercak putih merupakan penyakit panu. Adapun kondisi lain yang juga dapat menyebabkan bercak putih di antaranya vitiligo, bintik matahari, dan pityriasis alba.
Panu sendiri merupakan kondisi penyakit kulit yang disebabkan oleh adanya infeksi jamur dan sering muncul pada orang yang sering berkeringat dan terkena paparan sinar matahari.
Gejala panu yang sering ditimbulkan, termasuk kulit bersisik kering, rasa gatal yang bisa bertambah parah bila sering berada di bawah sinar matahari, serta muncul bercak putih di bagian wajah, punggung, ataupun lengan.
Cara mengobati panu adalah dengan pemberian salep antijamur seperti ketoconazole atau miconazole. Selain itu, ada baiknya untuk menghindari paparan sinar matahari, mengurangi aktivitas yang menimbulkan keringat berlebih, kenakan pakaian longgar, serta menjaga kebersihan tubuh.
Dijawab oleh dr. Vina Amanda
Apakah cek darah lengkap bisa mengetahui penyebab penyakit kulit?
Saya mau bertanya, apakah dengan melakukan cek darah lengkap bisa mengetahui apa penyebab rasa gatal atau penyakit kulit tertentu?
Untuk gatal dan penyakit kulit kebanyakan tidak memerlukan cek darah lengkap. Pemeriksaan yang dilakukan biasanya cukup melalui pemeriksaan fisik luar saja.
Namun, pemeriksaan penunjang lainnya yang mungkin dilakukan adalah cek alergi. Itu juga tidak selalu memerlukan pengambilan sampel darah, tetapi bisa melalui tes kulit.
Bila mengalami gatal yang sudah lama, maka disarankan untuk periksakan diri ke dokter kulit terdekat.
Dijawab oleh dr. William
Pemeriksaan penyakit kulit dengan rasa gatal yang mengganggu biasanya cukup dilihat secara langsung oleh dokter. Akan tetapi, melakukan skin test dapat membantu melihat penyebab gatal serta kemungkinan terdapat alergi apa.
Untuk memastikan terkait penyebabnya, tentu perlu diperiksakan pada dokter spesialis kulit, apakah disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, jamur, alergi, maupun gangguan autoimun.
Dijawab oleh dr. Cindy
Apa bedanya jamur dan scabies? Berapa lama penyakit scabies akan hilang?
Apa perbedaan penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur dan scabies lengkap dengan gejala klinis? Berapa lama proses penyembuhan dari kedua penyakit kulit tersebut?
Penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur dan scabies merupakan dua kondisi yang berbeda, baik dari penyebabnya ataupun gejala klinis yang ditimbulkannya. Namun, keduanya memang ada persamaan, yaitu muncul di kulit dan sama-sama menimbulkan gatal serta bisa menular.
Penyebab skabies dan infeksi jamur kulit berbeda satu sama lain, maka obatnya pun akan berbeda. Untuk masa penyembuhannya, infeksi jamur cenderung lebih lama dibanding scabies, namun banyak sekali faktor yang mempengaruhinya.
Berikut perbedaan scabies dan jamur:
- Penyakit scabies
Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh semacam kutu yang memiliki nama Sarcoptes scabiei. Gejalanya berupa rasa gatal yang biasanya terjadi di malam hari, menimbulkan luka atau bintik-bintik kecil pada kulit yang terkena, terkadang bisa meluas dan bernanah.
Skabies seringkali menyerang bagian kulit yang memiliki lapisan tipis, seperti daerah perut, selangkangan, sela sela jari, dan daerah-daerah lipatan. Penyakit scabies ini juga mudah sekali menyebar sehingga orang-orang di sekitar sangat mungkin mengalami gejala yang sama.
- Penyakit jamur kulit
Adapun penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur memiliki gejala berupa bercak pada kulit, seperti panu yang menimbulkan bercak putih pada kulit disertai dengan sisik-sisik halus. Selain itu, ada juga penyakit kulit kurap yang menimbulkan bercak dengan batas yang tegas, daerah pinggir lebih aktif daripada tengah, dan kulit terlihat sedikit menimbul.
Kedua jenis penyakit kulit akibat jamur, seperti panu dan kurap, bisa menimbulkan rasa gatal terutama sewaktu berkeringat. Hal ini berbeda dengan skabies karena rasa gatal biasanya lebih banyak terjadi terutama di malam hari.
Dijawab oleh Tim Medis HDmall
Apakah bekas jamur pada kulit bisa hilang?
Dokter, saya pernah terkena penyakit kulit di bagian wajah. Sekarang saya juga terkena penyakit kulit di bagian telinga kiri dan kanan yang kadang terasa gatal jadi saya garuk. Saat saya garuk juga ada kotoran putih seperti kulit mati yang banyak sekali. Bagaimana caranya agar bekas penyakit kulit itu bisa hilang? Cara penyembuhan apa yang tepat untuk penyakit kulit tersebut?
Dari keluhan yang terjadi sepertinya kamu mengalami infeksi kulit telinga yang disebabkan oleh jamur atau disebut sebagai otomycosis. Otomycosis terjadi karena infeksi jamur/fungi seperti spesies Aspergillus atau Candida.
Umumnya, jamur bermanifestasi pada seseorang yang memiliki imunitas tubuh yang rendah, hidup di lingkungan yang lembab, tropis, sering berkeringat/basah, dan kurang terjaganya kebersihan.
Selain itu, infeksi jamur di telinga bisa juga disebabkan oleh kondisi liang telinga yang terlalu kering atau kurangnya earwax karena terlalu sering membersihkan dengan cottonbud sehingga dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur.
Gejala infeksi jamur yang biasa muncul adalah:
- Pendengaran menurun
- Kemerahan pada telinga luar
- Gatal dan jika digaruk ada lepasan kulit mati atau serbuk putih
- Keluar cairan berbau dari liang telinga
Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi infeksi jamur di telinga adalah:
- Kompres dingin/mencuci area yang gatal dengan air mengalir dan sabun berbahan lembut
- Menjaga area tubuh agar tidak lembab/berkeringat. Jaga tetap kering
- Hindari memakai penutup kepala yang terlalu ketat atau berbahan kedap udara. Gunakan bahan seperti katun
- Jangan digaruk ketika gatal atau konsumsi obat golongan antihistamin untuk mengurangi rasa gatal yang tidak tertahankan
Bekas infeksi jamur pada kulit sebenarnya bisa hilang dengan sendirinya dan tidak memerlukan cara khusus, tetapi bekas infeksi tersebut memerlukan waktu pemulihan yang cukup lama.
Dijawab oleh dr. Hana Kashira
Artikel terkait
- 7 Penyakit Kulit Akibat Virus yang Perlu Diwaspadai
- Salep Ichtyol, Manfaat Salep Hitam untuk Bisul
- Manfaat, Jenis, dan Biaya Tes Alergi yang Perlu Kamu Tahu
- Hempas Iritasi Ketiak, Kenali Penyebab Hingga Cara Mengatasinya
Pertanyaan lain yang sering diajukan