Vaksin polio adalah jenis vaksin wajib untuk bayi baru lahir. Manfaat vaksin polio untuk melindungi tubuh dari penyakit polio yang berisiko kelumpuhan. Berapa dosis vaksin polio yang diperlukan? Apakah orang dewasa perlu vaksin polio?
Daftar Isi
Tutup
Tutup
Apakah vaksin polio bisa untuk dewasa?
Dok, apakah vaksin polio bisa diberikan pada orang dewasa? Bagaimana cara dan dosis pemberiannya?
Penyakit polio adalah penyakit yang menyebabkan kelumpuhan karena menyerang sistem saraf. Selain anak, orang dewasa dapat diberikan vaksin polio apabila:
- Pergi ke daerah rawan polio/daerah endemik
- Bekerja sebagai pekerja di laboratorium yang berkaitan dengan sampel polio
- Belum pernah mendapat vaksin polio sebelumnya
- Masih ragu tentang kelengkapan vaksin
- Tenaga kesehatan yang sering kontak dengan pasien polio
Dosis vaksin polio adalah 0,5 ml untuk IPV (vaksin suntik) dewasa dan 0,5 ml juga untuk anak (OPV/oral). Jika sebelumnya sudah pernah mendapat vaksin polio, namun saat ini berisiko tinggi terkena, maka bisa mendapatkan booster 1 kali lagi.
Sementara untuk yang belum pernah mendapatkan vaksin polio, maka jadwal pemberiannya adalah sebagai berikut:
- Dosis pertama pada bulan ini
- Dosis kedua 1–2 bulan setelah dosis pertama
- Dosis ketiga 6–12 bulan setelah dosis kedua
Dijawab oleh dr. Prinindita Artiara Dewi
Apakah saya perlu mendapatkan vaksin polio untuk bepergian?
Bagaimana vaksin polio untuk dewasa jika ingin mengunjungi negara yang sedang ada wabah tersebut? Perlukah vaksin atau tidak, Dok?
Betul, perlu vaksin polio. Umumnya dibutuhkan 1–3 kali suntikan IPV (tergantung apakah sudah pernah mendapatkan imunisasi polio lengkap atau belum).
Kamu boleh berkonsultasi terlebih dahulu ke puskesmas atau dokter spesialis penyakit dalam terdekat sebelum mendapatkan booster vaksin polio.
Dijawab oleh dr. William
Apa yang dimaksud dengan vaksin polio?
Mau tanya tentang vaksin polio: indikasi, kemasan vaksin, komposisi, cara pemberian vaksin, dosis pemberian vaksin, kontraindikasi, dan efek samping vaksin apa saja?
Vaksin polio merupakan vaksin untuk mencegah penyakit polio yang berisiko menyebabkan kelumpuhan. Pemberian vaksin polio ada dua jenis, yaitu OPV yang melalui mulut dan IPV yang disuntikkan.
Pemberian pertama vaksin polio pada saat bayi baru lahir, dilanjutkan pada bulan ke-2, 3, dan 4, setelah itu diberikan booster pada usia 18 bulan. Pada orang dewasa yang berisiko atau belum pernah, juga dapat diberikan vaksin dalam bentuk suntikan subkutan/intramuskular.
Efek samping pemberian vaksin polio IPV dapat menyebabkan kemerahan hingga demam ringan. Kontraindikasi vaksin ini adalah jika terdapat alergi atau sedang sakit berat.
Dijawab oleh dr. Yoana
Vaksin polio tentu untuk mencegah terjadinya penyakit polio dan terdapat 2 jenis (oral dan suntikan). Konsultasikan dengan dokter terkait jenis dan jadwal pemberian vaksin, baik pada anak maupun orang dewasa.
Setelah vaksinasi, ada kemungkinan mengalami demam ringan dan kemerahan di tempat area penyuntikan. Kamu bisa atasi dengan memberikan parasetamol untuk penanganannya. Selain itu, apabila sedang sakit sebaiknya tunda dulu.
Dijawab oleh dr. Vania Angela
Imunisasi polio suntik IPV umur berapa?
Dok, anak saya baru 6 bulan tapi sudah imunisasi vaksin polio IPV, apakah itu tidak apa-apa?
Sudah berapa kali anak mendapatkan vaksin polio? IPV adalah inactivated polio vaccine, merupakan virus polio yang sudah dinonaktifkan.
Vaksin polio diberikan empat kali, saat baru lahir, bulan ke-2, 3, 4 dan kemudian pada usia 18 bulan untuk dosis penguat (booster). Biasanya vaksin pertama selalu berupa OPV (oral polio vaccine) yang diberikan berupa vaksin tetes.
Dijawab oleh dr. Vivi Kadarusman Tom
Apakah boleh vaksin polio di usia 10 bulan?
Anak saya berumur 10 bulan dan sudah disuntik campak tapi belum suntik vaksin polio IPV, itu bagaimana ya, Dok?
Vaksin polio perlu dilakukan pada setiap anak. Anak yang tidak pernah menerima vaksin polio (baik OPV atau IPV) akan cenderung rentan terkena penyakit dan menyebabkan kelumpuhan.
Pemberian vaksin polio oral (OPV) biasanya perlu dilakukan segera setelah bayi lahir, kemudian pada umur 2, 4, dan 6 bulan. Kemudian diikuti dengan suntik polio IPV pada umur 18 bulan sebagai booster penguat.
Jika anak belum pernah menerima vaksin polio, segera kunjungi dokter anak agar dapat diberikan jadwal vaksin yang tepat untuknya.
Dijawab oleh dr. Vina Amanda
Inactivated poliovirus vaccine (IPV) adalah polio suntik yang menggunakan poliovirus yang sudah dinonaktifkan, kemudian diberikan melalui suntikan yang digunakan untuk melindungi tubuh dari infeksi polio.
Vaksin polio oral (OPV) diberikan saat lahir, usia 2, 4, 6, 18 bulan (atau usia 2, 3, 4 bulan sesuai program pemerintah). Sedangkan vaksin polio suntik (IPV) diberikan pada usia 2, 4, 6, sampai 18 bulan dan 6–8 tahun.
Apabila imunisasi polio terlambat diberikan, jangan mengulang pemberian dari awal, tetapi lanjutkan dan lengkapi sesuai jadwal. Konsultasikan hal ini dengan dokter anak untuk mendapatkan saran terbaik.
Dijawab oleh dr. Reza Shahab
Apakah vaksin polio harus 2 kali?
Anak saya diberi vaksin polio pertama waktu usia 0 dan 1 bulan. Pemberian vaksin polio yang benar itu sebenarnya 1 atau 2 kali? Jika pemberian vaksin yang tepat itu seharusnya hanya 1 kali, apakah ada dampaknya jika kebablasan diberi 2 kali?
Untuk pemberian vaksin polio diberikan beberapa kali, yang nantinya akan disesuaikan dengan jadwal kunjungan dari vaksin polio sebelumnya.
Sebaiknya diikuti untuk vaksinasi dasar lengkap yang direkomendasikan sesuai anjuran WHO agar kondisi fisik pada anak dapat dengan maksimal terjaga dan terhindar dari berbagai penyakit.
Dijawab oleh Tim Medis HDmall
Artikel terkait
- Ketahui Manfaat, Jenis, dan Harga Vaksin Polio
- Vaksin Influenza untuk Apa? Berapa Harga Vaksin Influenza?
- Manfaat, Efek Samping, dan Biaya Vaksin Meningitis
- Vaksin Campak dalam Kombinasi Vaksin MR dan Vaksin MMR
Pertanyaan lain yang sering diajukan