​​​Penyebab Kanker Serviks dan Cara Mencegahnya


Penyebab Kanker Serviks

Klik link di bawah ini untuk mempermudah menemukan informasi yang mau kamu simak:

Buka

Tutup

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit kanker pada wanita dengan kasus kedua terbanyak di Indonesia. Agar terhindar dari bahaya kanker serviks, ketahui apa penyebab kanker serviks dan cara pencegahannya, yuk!

Apa penyebab kanker serviks?

Penyebab kanker serviks utamanya disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV). Kondisi ini bisa terjadi akibat perubahan atau mutasi genetik pada sel-sel normal menjadi sel abnormal. Sel-sel tidak normal yang tumbuh tidak terkendali dapat berkembang hingga membentuk sel kanker.

Meski belum diketahui secara pasti apa yang mendasari perubahan mutasi gen pada sel-sel tersebut, infeksi human papillomavirus (HPV) bisa menular melalui hubungan seksual dan faktor risiko lainnya.

Faktor risiko penyebab kanker serviks lainnya adalah:

  • Sering bergonta-ganti pasangan seksual
  • Berhubungan seks tanpa menggunakan kondom
  • Sudah aktif seksual di bawah usia 18 tahun atau terlalu muda
  • Memiliki riwayat keluarga mengidap kanker serviks
  • Memiliki kebiasaan merokok

Gejala kanker serviks

Pada tahap awal, kanker serviks agak sulit terdeteksi sehingga gejala kanker serviks biasanya baru diketahui saat sel kanker sudah berkembang. 

Umumnya, ciri ciri kanker serviks ditandai dengan perdarahan yang lebih banyak dari biasanya terutama sesaat setelah berhubungan seksual.

Selain itu, gejala kanker serviks lainnya yang umum dialami dapat berupa nyeri panggul, keluarnya bercak atau keputihan dari vagina, masalah buang air kecil, serta pembengkakan di kaki. 

Jika mengalami gejala kanker serviks di atas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter dan lakukan serangkaian tes pemeriksaan, termasuk papsmear untuk memastikannya.

Cara mencegah kanker serviks

Vaksin HPV

Vaksin HPV dapat membantu memberikan perlindungan terhadap infeksi HPV berbahaya dan berisiko menyebabkan kanker serviks pada wanita hingga kutil kelamin pada pria. Oleh sebab itu, pria juga dianjurkan vaksinasi HPV.

Vaksin HPV umumnya terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  • vaksin 2 strain (bivalent)
  • 4 strain (quadrivalent)
  • vaksin HPV 9 strain (nonavalent)

Cara mencegah kanker serviks melalui vaksin HPV bisa diberikan pada anak-anak mulai usia 9 tahun untuk 2 kali dosis serta orang dewasa sebanyak 3 dosis.

Pap smear

Pap smear merupakan metode pemeriksaan leher rahim (serviks) untuk mendeteksi kanker serviks apabila memang ditemukan adanya infeksi HPV. Meski pap smear bukan secara langsung mencegah kanker serviks, manfaatnya dapat menjadi skrining awal kanker serviks.

Prosedur pap smear sebaiknya dilakukan secara rutin tiap 3 tahun sekali bagi para wanita di atas 21 tahun atau sudah pernah berhubungan seksual. 

Pap smear dilakukan dengan cara mengambil sampel lendir dan sel serviks menggunakan spekulum dan cairan khusus melalui vagina. Hasil papsmear biasanya baru bisa diketahui 10 hari setelah pemeriksaan. 

Berapa biaya pap smear dan vaksin HPV?

Sebagai bentuk pencegahan dan deteksi dini terhadap penyebab penyakit kanker serviks, maka pap smear dan vaksin HPV penting dilakukan. 

Untuk biaya pap smear dan paket vaksin HPV bisa berbeda-beda di setiap klinik atau rumah sakit, tergantung jenis pemeriksaan dan vaksin yang dipilih. 

Namun, kamu bisa booking paket pemeriksaan pap smear di HDmall.id dengan biaya pap smear berkisar antara Rp235.000-Rp1.900.000. Tersedia pula paket vaksin HPV di HDmall.id dengan dosis lengkap, harga mulai dari Rp6.400.000.

Untuk informasi lengkap seputar pap smear dan vaksin HPV, kamu bisa tanyakan langsung via Whatsapp ke customer service HDmall.id. Dapatkan promo menarik di klinik terdekat serta kemudahan cara pembayaran hanya di HDmall. 

Vaksin HPV Mobile Image

Baca juga artikel lain seputar kesehatan wanita:

Referensi

Buka

Tutup

Tanya via WhatsApp