Terasi merah

Pengantar

Terasi merah, bahan bumbu asli Indonesia, adalah sebuah bahan makanan yang sangat kaya akan karbohidrat. Setiap 100 gram terasi merah mengandung 85.7 gram karbohidrat, menyediakan sekitar 350 kilokalori energi. Selain itu, terasi merah juga mengandung protein sebanyak 0.9 gram, lemak sebanyak 0.4 gram, dan serat sebanyak 14.4 gram. Bumbu ini memiliki karakteristik warna merah dengan aroma yang kuat dan rasa yang gurih, menjadi elemen penting dalam berbagai masakan Nusantara.

Dalam konteks kesehatan, terasi merah berperan penting dalam menyediakan energi yang dibutuhkan tubuh sepanjang hari karena kandungan karbohidratnya yang tinggi. Serat yang ada dalam terasi merah juga membantu dalam memelihara kesehatan pencernaan. Meskipun demikian, perlu diperhatikan cara pengolahan terasi merah yang baik dan benar, yakni dengan menumisnya terlebih dahulu sebelum digunakan dalam masakan, untuk mengurangi risiko kontaminasi bakteri. Sebagai bumbu, terasi merah harus digunakan dengan bijak dalam diet seimbang, yakni dengan memperhatikan jumlah konsumsi karena kandungan kalorinya yang cukup tinggi.

Kode Panganku: NP013 | Kategori: Bumbu | Tipe: Olahan (Processed)

Komposisi Gizi

Komposisi gizi per 100 g

Nutrisi Jumlah
Air (Water) 12.6 g
Energi (Energy) 350 kcal
Protein (Protein) 0.9 g
Lemak (Fat) 0.4 g
Karbohidrat (CHO) 85.7 g
Serat (Fibre) 14.4 g

Sumber: Panganku Database

Ide Resep dengan Terasi merah

Sambal Terasi Matang

Sambal yang dibuat dari terasi, cabai, dan tomat yang ditumis hingga matang

Tumis Kangkung Terasi

Kangkung yang ditumis dengan bumbu terasi, bawang putih, dan cabai

Ayam Goreng Terasi

Ayam yang digoreng dengan bumbu terasi, bawang putih, dan kunyit

Udang Saus Terasi

Udang yang dimasak dengan saus terasi, bawang putih, dan cabai

Tempe Mendoan Terasi

Tempe yang digoreng dengan adonan tepung dan bumbu terasi