Mi basah
Pengantar
Mi basah, yang termasuk dalam kategori serealia, merupakan salah satu makanan pokok di Indonesia. Bahan ini memiliki karakteristik tekstur yang lembut, kenyal dan mudah disantap. Dalam setiap 100 gram mi basah, terkandung sekitar 88 kcal energi, 0,6 gram protein, 3,3 gram lemak, dan 14,0 gram karbohidrat. Tak hanya itu, mi basah juga memiliki kandungan serat sebanyak 0,1 gram, meski jumlahnya relatif kecil.
Dengan kandungan nutrisi tersebut, mi basah dapat memberikan pasokan energi yang cukup untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Lemak yang terkandung dalam mi basah dapat membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, sementara protein berperan dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Cara pengolahan mi basah yang baik adalah dengan menghindari penggunaan minyak berlebih dan mencampurnya dengan berbagai jenis sayuran untuk menambah asupan serat. Meski mi basah bukanlah sumber serat yang baik, namun dapat menjadi bagian dari diet seimbang jika dikombinasikan dengan bahan makanan lain yang kaya akan serat, protein, dan vitamin.
Kode Panganku: AP021 | Kategori: Serealia | Tipe: Olahan (Processed)
Komposisi Gizi
Komposisi gizi per 100 g
| Nutrisi | Jumlah |
|---|---|
| Air (Water) | 80.0 g |
| Energi (Energy) | 88 kcal |
| Protein (Protein) | 0.6 g |
| Lemak (Fat) | 3.3 g |
| Karbohidrat (CHO) | 14.0 g |
| Serat (Fibre) | 0.1 g |
Sumber: Panganku Database
Ide Resep dengan Mi basah
Mie Goreng Jawa
Mi basah digoreng dengan bumbu khas Jawa dan sayuran, ditambah telur dan ayam.
Mie Aceh
Mi basah ditumis dengan bumbu rempah khas Aceh, dicampur udang, daging, dan sayuran.
Mie Godog Jawa
Mi basah direbus dengan kaldu, ditambah ayam dan sayuran, disajikan dengan kuah hangat.
Mie Koclok Cirebon
Mi basah disajikan dengan kuah kental dari santan dan tepung maizena, ditambah ayam dan telur.
Mie Tek-tek
Mi basah digoreng dengan bumbu dan sayuran, disajikan dengan sate telur puyuh dan bakso goreng.