Geplak

Pengantar

Geplak, sejenis makanan khas dari Indonesia, khususnya daerah Yogyakarta dan Bantul, memiliki karakteristik rasa manis yang berasal dari gula kelapa dan tekstur yang lembut dari parutan kelapa. Dalam setiap 100 gram geplak, terdapat energi sebesar 350 kcal, protein sebanyak 1.4 gram, lemak sebanyak 14.4 gram, karbohidrat sebesar 53.6 gram, dan serat sebesar 1.8 gram. Geplak termasuk dalam kategori kacang-kacangan, meskipun bukan sepenuhnya terbuat dari kacang, tetapi mengandung sejumlah kecil protein dan serat.

Makanan ini bisa menjadi sumber energi yang baik karena kandungan karbohidrat dan lemaknya yang cukup tinggi. Untuk memaksimalkan manfaat kesehatannya, hindari penggunaan gula berlebih saat proses pembuatan dan gantilah dengan alternatif alami seperti madu atau pemanis alami lainnya. Lemak dalam geplak, meski tinggi, sebagian besar adalah lemak sehat dari kelapa. Serat yang terkandung dalam geplak juga membantu pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Meski begitu, karena tingginya kalori, geplak sebaiknya dikonsumsi dalam porsi yang wajar sebagai bagian dari diet seimbang.

Kode Panganku: CP029 | Kategori: Kacang-Kacangan | Tipe: Olahan (Processed)

Komposisi Gizi

Komposisi gizi per 100 g

Nutrisi Jumlah
Air (Water) 29.6 g
Energi (Energy) 350 kcal
Protein (Protein) 1.4 g
Lemak (Fat) 14.4 g
Karbohidrat (CHO) 53.6 g
Serat (Fibre) 1.8 g

Sumber: Panganku Database

Ide Resep dengan Geplak

Geplak Waluh

Geplak yang terbuat dari labu kuning, dicampur dengan kelapa parut dan gula merah.

Geplak Ketan

Kombinasi geplak dan ketan, memberikan rasa manis dan tekstur kenyal.

Geplak Pisang

Geplak dengan tambahan pisang yang dihaluskan, memberikan rasa manis alami.

Geplak Biji Salak

Geplak yang dicampur dengan biji salak, membuatnya memiliki tekstur unik.

Geplak Ubi

Geplak dengan bahan dasar ubi jalar, memberikan rasa manis dan tekstur lembut.