Gadeng/Gadung, kering (Asiatic bitter yam, fresh)
Asiatic bitter yam, fresh
Pengantar
Gadeng Gadung kering atau dikenal juga dengan nama asiatic bitter yam fresh adalah umbi berpati yang berasal dari Indonesia. Umbi ini memiliki karakteristik rasa yang pahit dan tekstur yang keras. Dalam setiap 100 gram gadeng gadung, terkandung energi sebesar 120 kilokalori, protein sebesar 1.5 gram, lemak sebesar 0.3 gram, karbohidrat sebanyak 28 gram, dan serat sebanyak 2 gram. Nilai nutrisi ini menjadikan gadeng gadung sebagai sumber karbohidrat yang baik serta memberikan asupan energi yang cukup bagi tubuh.
Manfaat kesehatan dari gadeng gadung antara lain adalah membantu dalam proses pencernaan karena kandungan seratnya yang cukup tinggi. Selain itu, karbohidrat yang terkandung di dalamnya dapat menjadi sumber energi yang baik bagi tubuh. Cara pengolahan gadeng gadung yang baik adalah dengan merebusnya terlebih dahulu untuk mengurangi rasa pahitnya. Dalam diet seimbang, gadeng gadung dapat menjadi sumber karbohidrat alternatif selain nasi atau roti. Meskipun demikian, konsumsi gadeng gadung harus tetap dalam batas yang wajar dan tidak berlebihan untuk mencegah penumpukan karbohidrat dalam tubuh.
Kode Panganku: BR007 | Kategori: Umbi Berpati | Tipe: Mentah (Raw)
Komposisi Gizi
Komposisi gizi per 100 g
| Nutrisi | Jumlah |
|---|---|
| Air (Water) | 68 g |
| Energi (Energy) | 120 kcal |
| Protein (Protein) | 1.5 g |
| Lemak (Fat) | 0.3 g |
| Karbohidrat (CHO) | 28 g |
| Serat (Fibre) | 2 g |
Sumber: Panganku Database
Ide Resep dengan Gadeng/Gadung, kering (Asiatic bitter yam, fresh)
Gadung Rebus
Gadung kering direndam semalaman, dicuci, direbus hingga empuk dan disajikan dengan gula merah.
Kolak Gadung
Gadung kering direndam, direbus, ditambahkan santan dan gula merah, disajikan hangat.
Serabi Gadung
Gadung kering direbus, dihaluskan, dicampur dengan tepung beras dan santan, kemudian dipanggang.
Kue Putu Gadung
Gadung kering direbus, dihaluskan, dicampur dengan tepung ketan, dibentuk dan dikukus.
Dodol Gadung
Gadung kering direbus, dihaluskan, dicampur dengan santan, gula merah dan ketan, direbus hingga kental.